Minggu, 18 Desember 2016

Pengertaian dan Faktor Pendorong Manajemen Laba




Pengertian manajemen laba

Scott (2000) membagi cara pemahaman atas manajemen laba menjadi dua. Pertama, melihatnya sebagai perilaku oportunistik manajer untuk memaksimumkan utilitasnya dalam menghadapi kontrak kompensasi, kontrak utang dan political costs (oportunistic Earnings Management). Kedua, dengan memandang manajemen laba dari perspektif efficient contracting (Efficient Earnings Management), dimana manajemen laba memberi manajer suatu fleksibilitas untuk melindungi diri mereka dan perusahaan dalam mengantisipasi kejadian-kejadian yang tak terduga untuk keuntungan pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak. Dengan demikian, manajer dapat mempengaruhi nilai pasar saham perusahaannya melalui manajemen laba, misalnya dengan membuat perataan laba (income smoothing) dan pertumbuhan laba sepanjang waktu.

Opini Auditor

Tags





Auditor menyatakan pendapatnya berpijak pada audit yang dilaksanakan berdasarkan standar auditing dan atas temuan-temuannya. Dalam hal pemberian opini, auditor harus mngacu pada pernyataan pada Standar Profesional Akuntan Publik,   IAI (2001) memaparkan:

Jumat, 16 Desember 2016

Return On Asset (ROA)




Return On Asset

Hasil pengembalian dari suatu aktiva yang mengukur efisiensi perusahaan untuk memanfaatkan seluruh sumber dayanya, disebut juga dengan hasil pengembalian atas investasi. Investasi merupakan penundaan penggunaan manfaat ekonomi untuk memperoleh manfaat yang lebih besar di masa yang akan datang. Pada perusahaan keputusan investasi akan tercermin pada sisi aktiva perusahaan, oleh sebab itu Return On Investment disebut juga Return On Asset